Paripurna DPRD: Musrenbang RKPD 2027, Pemkab Musi Rawas Fokus Efisiensi Anggaran dan Percepatan Pembangunan

redaksi
01, April, 2026, 13:53:00
Paripurna DPRD: Musrenbang RKPD 2027, Pemkab Musi Rawas Fokus Efisiensi Anggaran dan Percepatan Pembangunan

Suarapublic.com, Musi Rawas - Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Auditorium Pemkab Mura, Selasa (31/3/2026).

Forum strategis tahunan ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan, dengan penekanan pada efisiensi anggaran dan percepatan realisasi program prioritas.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Bupati Musi Rawas, Suprayitno, yang mewakili Bupati Ratna Machmud. Turut hadir Ketua DPRD Musi Rawas Firdaus Cik Olah, jajaran kepala OPD, camat, lurah, serta berbagai pemangku kepentingan.

Dalam sambutannya, Suprayitno menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum krusial untuk menyelaraskan program pembangunan agar tepat sasaran dan menjawab kebutuhan masyarakat.

“Musrenbang ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk merumuskan program prioritas tahun 2027, termasuk mengakomodasi pokok-pokok pikiran DPRD hasil reses yang telah diinput dalam aplikasi SIPD RI,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah daerah dengan pemerintah provinsi dan pusat agar pembangunan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Memasuki tahun ketiga masa kepemimpinan daerah sekaligus awal implementasi RPJPD Musi Rawas 2025–2045, pemerintah daerah menargetkan percepatan pembangunan di berbagai sektor.

“Tahun 2027 harus menjadi momentum percepatan untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan. Program yang disusun harus benar-benar menyentuh persoalan riil masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk mengedepankan efisiensi anggaran, terutama dengan mengurangi belanja yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat.

“Susun perencanaan seefisien mungkin. Kurangi belanja yang tidak berdampak langsung. Fokus pada program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Musi Rawas, Ichsanudin, menjelaskan bahwa Musrenbang RKPD merupakan bagian dari proses panjang perencanaan partisipatif yang telah dimulai dari tingkat desa hingga kecamatan.

“Setelah Musrenbang kabupaten ini, akan dilanjutkan dengan perumusan rancangan akhir hingga penetapan RKPD. Selanjutnya diselaraskan dengan KUA-PPAS sebagai dasar penganggaran,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa Musrenbang tahun ini menghadirkan narasumber dari pemerintah pusat dan provinsi, di antaranya Mawardi serta perwakilan Pemprov Sumsel Hari Wibawa.

Adapun fokus prioritas pembangunan yang dibahas meliputi pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta pembangunan infrastruktur.

Ichsanudin menegaskan bahwa Musrenbang harus dimaknai sebagai ruang partisipatif yang substansial, bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

“Musrenbang adalah wadah menjaring aspirasi masyarakat secara nyata. Pendekatan partisipatif ini penting agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (ADV)

Silahkan baca artikel selengkapnya di bawah ini.