Usai Diberitakan Tak Berizin, Vendor MyRepublic Buru-Buru Cabut Kembali Tiang Jaringan di Green Garden
Suarapublic.com, Lubuklinggau – Keluhan warga Perumahan Green Garden, RT 02, Kelurahan Taba Jemekeh, Kota Lubuklinggau terkait pemasangan tiang internet MyRepublic yang diduga tanpa izin langsung memicu reaksi cepat di lapangan. Pasca penayangan berita mengenai protes warga tersebut, pihak vendor yang mengerjakan proyek dilaporkan langsung menarik diri dan mengemas kembali material mereka.
Berdasarkan pantauan langsung serta rekaman video terbaru di lokasi, sebuah mobil pikap biru yang sebelumnya mengangkut tiang-tiang besi hitam berujung merah, terlihat kembali memuat tiang-tiang tersebut untuk dibawa pergi. Tiang jaringan internet milik MyRepublic yang sempat diturunkan kini kembali dinaikkan ke atas bak mobil.
Menurut informasi dari awak media di lapangan, saat mencoba melakukan konfirmasi lebih lanjut terkait legalitas proyek ini, pihak vendor terkesan menghindar. Mereka tidak dapat dihubungi untuk memberikan keterangan resmi mengenai izin lingkungan maupun izin dari Pemerintah Kota Lubuklinggau.
Alih-alih memberikan penjelasan, pihak pekerja di lapangan justru memilih untuk bergerak cepat mencabut dan mengangkut kembali seluruh tiang yang rencananya akan ditanam di area permukiman warga tersebut.
"Nih, sudah diangkut, dicabut. Nih, berangkat," ujar suara dalam video teranyar, memperlihatkan mobil pikap yang mulai melaju meninggalkan lokasi perumahan warga dengan muatan tiang penuh di bak belakang.
Langkah terburu-buru dari pihak vendor ini semakin memperkuat kecurigaan warga bahwa proyek pemasangan jaringan internet tersebut memang tidak mengantongi izin resmi, baik dari warga setempat maupun dari dinas terkait di Pemkot Lubuklinggau. Warga mengaku lega dengan ditariknya tiang-tiang tersebut, namun tetap meminta pihak berwenang untuk mengawasi ketat masuknya provider internet tanpa prosedur yang jelas di wilayah mereka. (Rudi Tanjung)
✦ Tanya AI
Saat ini AI kami sedang memiliki traffic tinggi silahkan coba beberapa saat lagi.