Merapi Erupsi Lagi: Awan Panas 2 KM Mengancam, Warga Kali Krasak Waspada!
Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang signifikan, berdasarkan laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).
Sepanjang periode pengamatan pukul 12.00–18.00 WIB, gunung berapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah itu terpantau mengeluarkan empat kali awan panas guguran ke arah Kali Krasak, dengan jarak luncur maksimum mencapai 2.000 meter.
Dari hasil pengamatan visual, puncak gunung tampak tertutup kabut dengan intensitas 0–III, dan tidak terlihat adanya asap kawah keluar dari puncak.
Tak lama berselang, pada pukul 20.46 WIB, BPPTKG kembali melaporkan terjadinya awan panas guguran tambahan dengan estimasi jarak luncur sekitar 1.200 meter ke arah barat daya, amplitudo maksimum 68 mm, dan durasi 111 detik.
Suhu udara berkisar antara 20,3–22,8°C dengan kelembapan mencapai 97,8–99%.
Kepala Seksi Gunung Merapi, Susanta, menyampaikan bahwa aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III atau Siaga.
Potensi bahaya utama saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh maksimal 7 km.
“Data pemantauan menunjukkan suplai magma ke permukaan masih berlangsung.
Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas apapun di dalam area potensi bahaya, serta tetap mewaspadai ancaman lahar hujan dan abu vulkanik yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama saat curah hujan meningkat di sekitar Gunung Merapi.
BPPTKG menegaskan akan terus memantau perkembangan aktivitas gunungapi ini.
Apabila terjadi perubahan yang signifikan, tingkat aktivitas Merapi akan segera dievaluasi kembali.
- ➝ Idul Adha 2026: Merayakan Kesatuan Hari Tanpa Perbedaan, Simak Pernyataan Resmi MUI!
- ➝ Anies Baswedan Resmi Bergabung Sebagai Dewan Penasihat di Kota Riyadh: Langkah Strategis untuk Hubungan Indonesia-Arab Saudi
- ➝ Modus Cerdik Pencuri Sepeda Motor di Depok: Berpura-Pura Cari Kontrakan untuk Melancarkan Aksinya!
✦ Tanya AI
Saat ini AI kami sedang memiliki traffic tinggi silahkan coba beberapa saat lagi.