Perpecahan PBNU: Duel Sengit Antara Kubu Sultan dan Gus Yahya yang Memicu Ketegangan
Dalam pernyataannya, Pihak Gus Yahya menegaskan bahwa rapat pleno yang berlangsung di Sultan Hotel dianggap tidak sah berdasarkan ketentuan organisasi. “Tindakan pemakzulan Ketua Umum jelas berlawanan dengan AD/ART,” ungkap Amin pada Rabu (10/12/2025).
Amin menambahkan bahwa acara tersebut tidak memenuhi syarat formal sebagai rapat pleno, karena hanya sekitar seperempat dari total anggota yang hadir. Meskipun demikian, pihaknya menegaskan bahwa PBNU tetap berkomitmen untuk membantu masyarakat melalui program “Solidaritas Satu Juta Keluarga untuk Korban Bencana Alam.”
Hal ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat perpecahan, PBNU berupaya untuk tetap fokus pada pelayanan kepada masyarakat. Namun, bagi sebagian kalangan, situasi saat ini mengindikasikan bahwa PBNU benar-benar terbelah menjadi dua kubu yang berbeda.
- ➝ Idul Adha 2026: Merayakan Kesatuan Hari Tanpa Perbedaan, Simak Pernyataan Resmi MUI!
- ➝ Anies Baswedan Resmi Bergabung Sebagai Dewan Penasihat di Kota Riyadh: Langkah Strategis untuk Hubungan Indonesia-Arab Saudi
- ➝ Modus Cerdik Pencuri Sepeda Motor di Depok: Berpura-Pura Cari Kontrakan untuk Melancarkan Aksinya!
✦ Tanya AI
Saat ini AI kami sedang memiliki traffic tinggi silahkan coba beberapa saat lagi.