Kementerian PU Gas Pol! Pemulihan Konektivitas Aceh: Akses Purwong Tingkem Kembali Terhubung!
Suarapublic.com Selamat datang di Website Suarapublic yang penuh informasi terkini. Pada Edisi kali Ini, Suarapublic akan menyampaikan informasi menarik dari Nasional. Konten Yang Menarik Tentang " Kementerian PU Gas Pol Pemulihan Konektivitas Aceh Akses Purwong Tingkem Kembali Terhubung" Pastikan Anda menyimak sampai kalimat penutup.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus berupaya untuk mempercepat pemulihan konektivitas infrastruktur jembatan di Aceh pascabencana. Dengan melibatkan banyak pihak, termasuk penyedia jasa dan TNI, upaya ini bertujuan agar mobilitas masyarakat dapat segera pulih.
Direktur Pembangunan Jembatan Ditjen Bina Marga, Rakhman Taufik, menyatakan pentingnya kolaborasi ini dalam memfokuskan langkah-langkah awal pemerintah untuk memulihkan akses secepat mungkin. “Kita berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari penyedia jasa hingga TNI, agar konektivitas masyarakat bisa segera tersambung,” jelasnya.
Setelah masa tanggap darurat berakhir, Kementerian PU akan mengalihkan perhatian ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Ini mencakup aspek penting seperti pembangunan jembatan permanen yang akan menggantikan jembatan darurat. Jembatan darurat Krueng Tingkem yang berada di Kecamatan Kuta Blang, Bireuen, telah resmi difungsionalkan pada 27 Desember 2025. “Malam hari semua panel jembatan diselesaikan dan dilakukan uji beban sekitar 38 ton untuk memastikan jembatan aman digunakan,” ungkap Rakhman.
Rakhman juga menjelaskan pentingnya keselamatan dalam penggunaan jembatan panel darurat. Meski jembatan sudah berfungsi, tetap ada pembatasan demi keselamatan pengguna jalan. “Penggunaan jembatan panel darurat tetap disertai pembatasan, termasuk berat dan tinggi kendaraan maksimal empat meter. Kendaraan tidak boleh melintas secara beriringan,” tambahnya.
Setelah jembatan Purwong Tingkem mengalami kerusakan, pemerintah segera mengambil tindakan dengan memperbaiki jalan kabupaten. Pemasangan jembatan panel darurat di wilayah AW Getah juga dilakukan sebagai jalur alternatif untuk menjaga mobilitas masyarakat. “Saat jembatan Purwong Tingkem putus, kita juga memperbaiki jalan kabupaten dan memasang jembatan panel darurat di AW Getah sebagai jalur alternatif,” katanya.
Sebelum jembatan panel darurat Purwong Tingkem dibuka, tim telah menyelesaikan seluruh panel jembatan dan melakukan uji kelayakan. “Setelah melalui uji beban dan evaluasi teknis, jembatan tersebut dinyatakan layak dan resmi dibuka untuk umum sejak 27 Desember 2025,” kata Rakhman.
Tindakan cepat dalam penanganan ini sangat penting untuk meminimalkan dampak sosial dan ekonomi akibat terputusnya akses penghubung antarwilayah. “Yang terpenting adalah jalan segera terhubung kembali, bisa dengan jembatan kayu, timbunan, box, atau jembatan panel darurat,” ujar Rakhman, menegaskan prioritas pemerintah.
Sekali lagi, kolaborasi menjadi kunci dalam upaya pemulihan ini. Dengan berbagai pihak terlibat, diharapkan konektivitas di Aceh dapat terpulih kembali dalam waktu yang secepatnya. Tanpa adanya konektivitas, berbagai kegiatan masyarakat akan terhambat, sehingga langkah ini sangat penting untuk memulihkan kondisi pascabencana.
Dengan berbagai strategi dan penerapan solusi sementara, Kementerian PU menunjukkan komitmennya untuk menjaga mobilitas masyarakat. Upaya ini tidak hanya penting untuk pemulihan fisik, tetapi juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di Aceh yang terdampak.
✦ Tanya AI
Saat ini AI kami sedang memiliki traffic tinggi silahkan coba beberapa saat lagi.