Dosen UIM Viral Ludahi Kasir Swalayan: Akui Kehilangan Kontrol dan Kini Menyesal
Suarapublic.com Hai selamat membaca informasi terbaru. Pada Edisi kali Ini, Suarapublic akan menyampaikan informasi menarik dari Nasional. Artikel Dengan Fokus Pada " Dosen UIM Viral Ludahi Kasir Swalayan Akui Kehilangan Kontrol dan Kini Menyesal" Baca sampai selesai untuk pemahaman komprehensif.
Seorang pria berinisial AS, yang merupakan dosen di Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar (UIM), belakangan ini menjadi perhatian publik setelah videonya viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat AS meludahi seorang kasir di sebuah swalayan yang terletak di Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Menurut keterangan yang diperoleh, insiden tersebut terjadi setelah AS mendapat teguran karena diduga telah menyelak antrean. AS, dalam klarifikasinya, menepis tudingan tersebut dan menyatakan bahwa tidak ada unsur menyerobot antrean dari pihaknya. Ia mencatat bahwa seluruh kejadian tersebut terekam oleh kamera pengawas yang ada di swalayan.
AS menjelaskan, saat terjadi insiden, kasir tidak memberikan reaksi apapun saat ia berpindah ke meja kasir yang kosong. Ia mengungkapkan, “Saya tidak menyerobot, karena tidak ada orang yang saya dahului. Kasirnya sendiri tidak mengatakan apa-apa, normal saja.”
Namun, tindakan AS yang meludahi kasir tersebut didasari oleh emosinya yang terpancing setelah merasa diperlakukan tidak pantas oleh pembantu kasir di lokasi. Ia mengakui bahwa tindakannya tersebut tidak dapat diterima dan merasa menyesal telah kehilangan kontrol.
Rektor UIM, Muammar Bakry, telah mengonfirmasi bahwa AS adalah dosen di kampus mereka. Muammar juga menyatakan bahwa pihak universitas sedang mempersiapkan sanksi untuk AS dan kasus ini telah dilimpahkan ke Komisi Disiplin UIM untuk ditindaklanjuti. Ia menambahkan bahwa pihak rektorat telah melakukan komunikasi dan klarifikasi dengan AS mengenai insiden tersebut.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, AKP Sangkala, juga membenarkan bahwa kasir yang menjadi korban telah melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Saat ini, penyelidikan masih berlangsung dan aparat kepolisian sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
✦ Tanya AI
Saat ini AI kami sedang memiliki traffic tinggi silahkan coba beberapa saat lagi.