Bye-bye Krisis Energi? Pasokan Gas Nasional Bakal 'Meledak' di 2026-2027!
Suarapublic.com Selamat datang di Website Suarapublic yang penuh informasi terkini. Pada Edisi kali Ini, Suarapublic akan menyampaikan informasi menarik dari Nasional. Analisis Mendalam Mengenai " Byebye Krisis Energi Pasokan Gas Nasional Bakal Meledak di 20262027" Ikuti terus ulasannya hingga paragraf terakhir.
Sejak tahun 2023, Nasional menghadapi tantangan dalam menyelesaikan surplus gas di wilayah Jawa Timur akibat kurangnya infrastruktur yang dapat mengalirkan gas. Upaya pemerintah untuk mengatasi masalah ini terlihat dari pembangunan Pipa Cisem (Cirebon-Semarang) yang diharapkan dapat mendukung distribusi gas tersebut.
Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas, Kurnia Chairi, menegaskan bahwa saat ini pihaknya berupaya mempercepat operasional beberapa wilayah kerja migas baru. Di tahun 2026, Blok Duyung dan Lapangan Mako di Natuna, yang dikelola oleh Conrad Asia Energy Ltd, dijadwalkan akan mulai beroperasi.
Kendati terdapat kelebihan pasokan gas, masalah infrastruktur masih menjadi penghalang untuk memenuhi permintaan pasar di pusat. Kurnia Chairi menyatakan bahwa saat ini tidak ada krisis gas di dalam negeri, melainkan ketidakcocokan antara lokasi sumber pasokan gas dan lokasi permintaan.
Salah satu langkah strategis untuk mengalirkan gas dari Blok Duyung adalah membangun pipa gas dari West Natuna Transportation System (WNTS) menuju Batam, khususnya Pulau Pemping. Kurnia berharap pada akhir tahun 2027 gas dari Mako sudah dapat mengalir ke Pemping, dengan upaya awal dimulai sejak 2026.
Proyek Geng North yang dioperasikan oleh perusahaan migas Italia, Eni, juga menunjukkan kemajuan signifikan. Dengan penemuan yang baru terjadi pada Oktober 2023, mereka berencana untuk memulai operasional pada tahun 2027, yang merupakan langkah penting dalam pengembangan sektor energi Nasional.
Saat ini, beberapa area seperti Kilang LNG Tangguh di Papua Barat dan Kilang LNG Bontang di Kalimantan Timur dilaporkan mengalami surplus gas. SKK Migas terus mendorong agar proyek-proyek besar ini dapat segera diproduksikan, dengan pemanfaatan gas bumi domestik mencapai sekitar 69,26%, mendekati 70%.
- ➝ Bukan Sekadar Api Biasa: Menguak Dampak Jangka Panjang 'Bom Waktu' Kimia Kebakaran Gudang Pestisida terhadap Ekosistem Sungai Cisadane
- ➝ Rahasia di Balik Evakuasi Cepat: KAI Bongkar Dugaan Penyebab KRL Berasap dan Prioritas Keselamatan Komuter
- ➝ Detik-Detik Kritis! Jangan Sampai Kecolongan, Bongkar Taktik Licik Maling Motor Depok: Salon Jadi Sasaran Empuk Saat Jam Maghrib
✦ Tanya AI
Saat ini AI kami sedang memiliki traffic tinggi silahkan coba beberapa saat lagi.