7 Cara Haji Mabrur: Hindari Aktivitas Tak Esensial di Mina
Suarapublic.com Selamat datang di Website Suarapublic yang penuh informasi terkini. Pada Edisi kali Ini, Suarapublic akan menyampaikan informasi menarik dari Nasional,Sumsel. Ringkasan Artikel Mengenai " 7 Cara Haji Mabrur Hindari Aktivitas Tak Esensial di Mina " Dapatkan gambaran lengkap dengan membaca sampai habis.
Menteri Agama, Bapak Nasaruddin Umar, menekankan pentingnya pengelolaan energi bagi jamaah calon haji selama berada di Mina. Beliau mengingatkan agar jamaah menghindari kegiatan yang tidak terlalu penting dan fokus pada persiapan fisik untuk rangkaian lontar jumrah.
Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan Hari Raya Idul Adha jatuh pada hari Jumat, 6 Juni 2025. Sementara itu, Wukuf di Arafah, sebagai puncak ibadah haji, akan dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 2025. Diperkirakan 1,83 juta umat Muslim dari seluruh dunia, termasuk 221.000 jamaah dari Nasional, akan mengikuti ibadah haji tahun ini.
Imbauan ini disampaikan oleh Menteri Agama saat melakukan inspeksi terhadap tenda-tenda dan fasilitas di Mina menjelang puncak haji 1446 Hijriah/2025 Masehi. Beliau secara khusus mengingatkan jamaah untuk melindungi diri dari paparan sinar matahari langsung, terutama pada siang hari yang terik.
Disarankan agar jamaah menggunakan payung, sering membasahi kepala dengan air, dan memanfaatkan waktu sore atau malam hari untuk beraktivitas di luar tenda. Prioritaskan ibadah wajib dan hindari aktivitas yang dapat menguras tenaga secara berlebihan.
Jika kita tidak menghemat energi, hal ini dapat menimbulkan masalah saat pelaksanaan puncak (lempar jumrah), ujar Menteri Agama di Makkah, Senin (30/05/2025).
Beliau juga mengingatkan agar jamaah tidak terlalu banyak berkeliling atau berjalan-jalan ke tempat yang tidak perlu. Sebagian tenda jamaah Nasional berjarak sekitar tiga kilometer dari lokasi lontar jumrah, sementara yang lainnya mencapai tujuh kilometer. Ini berarti perjalanan pulang-pergi bisa mencapai 14 kilometer.
Kita bersyukur tahun ini lokasi tenda jamaah Nasional relatif lebih dekat dan tidak ditempatkan di Mina Jadid, tambahnya.
Pemerintah Nasional telah berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi agar jamaah mendapatkan lokasi yang sesuai dan ideal, termasuk menghindari penempatan di wilayah yang secara fikih dinilai di luar batas Mina oleh sebagian ulama.
Menteri Agama juga mengapresiasi upaya Pemerintah Arab Saudi dalam meningkatkan sistem manajemen crowd control pada musim haji tahun ini. Adanya bangunan dan infrastruktur baru, termasuk akses tangga dan jalur evakuasi, diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan jamaah.
- ➝ Detik-Detik Kritis! Jangan Sampai Kecolongan, Bongkar Taktik Licik Maling Motor Depok: Salon Jadi Sasaran Empuk Saat Jam Maghrib
- ➝ Naiknya Harga Timah: Dampak Penertiban Tambang Ilegal Menurut Kementerian ESDM
- ➝ Resilience Aceh: Proses Pemulihan Dimulai dengan Pembersihan Jalan dan Saluran Air Secara Serentak
✦ Tanya AI
Saat ini AI kami sedang memiliki traffic tinggi silahkan coba beberapa saat lagi.