Soroti Kejanggalan Persidangan, Forum Mahasiswa Silampari Kawal Keadilan untuk Refpin!

redaksi
21, April, 2026, 15:51:00
Soroti Kejanggalan Persidangan, Forum Mahasiswa Silampari Kawal Keadilan untuk Refpin!

Suarapublic.com, Bengkulu - Forum Mahasiswa Silampari Bengkulu menyatakan sikap tegas dalam mengawal proses hukum yang menimpa art yang bernama Refpin Akhjana Juliyanti. Dalam pernyataan resminya, mereka menekankan pentingnya penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berlandaskan asas praduga tak bersalah.

Dalam keterangannya, Forum Mahasiswa Silampari menyoroti fakta persidangan yang mengungkap bahwa keterangan anak yang dijadikan alat bukti utama dinilai memiliki kelemahan.

Berdasarkan penjelasan ahli psikologi, keterangan tersebut dianggap rentan terhadap sugesti dan kemungkinan munculnya ingatan semu, sehingga perlu kehati-hatian dalam menjadikannya sebagai dasar penetapan hukum.

Sehubungan dengan hal tersebut, forum mahasiswa silampari ini mengajukan sejumlah tuntutan.

Pertama, mereka mendesak aparat penegak hukum untuk menjalankan proses hukum secara profesional, transparan, dan berpegang teguh pada prinsip praduga tak bersalah. Kedua, mereka meminta agar penetapan tersangka dilakukan berdasarkan alat bukti yang cukup sesuai ketentuan hukum acara pidana, bukan atas dasar asumsi atau tekanan dari pihak tertentu.

Selain itu, mereka juga mendesak dilakukannya evaluasi menyeluruh terhadap proses penyidikan guna memastikan tidak adanya pelanggaran prosedur hukum. Forum mahasiswa silampari ini turut menekankan pentingnya pembuktian yang objektif, termasuk kejelasan dan kekuatan alat bukti seperti keterangan saksi dan hasil visum, guna menghindari potensi kriminalisasi.

Lebih lanjut, Forum Mahasiswa Silampari mengingatkan seluruh pihak agar menjunjung tinggi prinsip keadilan, kemanusiaan, serta perlindungan terhadap hak-hak setiap warga negara di hadapan hukum. Mereka juga menyoroti adanya alibi yang dinilai kuat dalam persidangan, termasuk kesaksian yang menyebutkan bahwa korban terjatuh dari tangga.

Ketua Umum Forum Mahasiswa Silampari Dinno Afdhal Syaputra dalam pernyataannya menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. “Kami tidak ingin ada proses hukum yang berjalan secara serampangan. Semua harus berbasis pada fakta persidangan dan alat bukti yang sah. Kami berdiri untuk memastikan keadilan benar-benar ditegakkan, bukan sekadar formalitas,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa perjuangan yang dilakukan bukan hanya untuk individu semata, tetapi juga sebagai bentuk komitmen mahasiswa dalam menjaga marwah hukum. “Ini bukan hanya tentang satu orang, tetapi tentang bagaimana hukum ditegakkan secara adil bagi seluruh rakyat tanpa pandang bulu.

Kami akan terus mengawal dan memastikan tidak ada kriminalisasi dalam kasus ini,” tambahnya.

Forum Mahasiswa Silampari menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga tercapainya keadilan yang mereka anggap hakiki. Mereka menyatakan tidak akan mundur dalam memperjuangkan keadilan tanpa memandang status sosial, serta menyerukan semangat perjuangan melalui pernyataan, “Keadilan untuk Refpin, Hidup Mahasiswa, Hidup Rakyat Indonesia.”(*)

Silahkan baca artikel selengkapnya di bawah ini.