Sudah 16 Nyawa Melayang, Kapan Jalan Lintas Sumsel Diperbaiki? LAKI P45 Surati Presiden !

redaksi
09, Mei, 2026, 19:43:00
Sudah 16 Nyawa Melayang, Kapan Jalan Lintas Sumsel Diperbaiki? LAKI P45 Surati Presiden !

Suarapublic.com, SUMSEL – Aroma duka di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) belum sepenuhnya hilang pasca tragedi maut yang merenggut 16 nyawa pada 5 Mei lalu. Bergerak cepat atas kondisi infrastruktur yang kian memprihatinkan, Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 (LAKI P45) Sumatera Selatan resmi mengirimkan "surat darurat" kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Menteri PU Dody Hanggodo.

Surat tersebut bukan sekadar laporan administratif, melainkan desakan keras agar negara segera hadir memperbaiki ruas jalan lintas Musi Rawas – Sekayu hingga Musi Rawas Utara yang kini dijuluki sebagai jalur tengkorak.

Alarm Merah dari Musi Rawas Utara

Tragedi tabrakan bus ALS dan truk tangki BBM di Karang Jaya menjadi puncak gunung es dari buruknya tata kelola jalan negara di Sumsel. LAKI P45 menilai, kerusakan jalan bukan lagi masalah kenyamanan, melainkan ancaman nyata bagi nyawa warga.

“Kami meminta pemerintah pusat segera turun tangan. Jalan lintas ini adalah urat nadi transportasi nasional, tapi kondisinya seperti jebakan maut. Jangan tunggu korban ke-17 atau ke-100 untuk mulai bekerja,” tegas Ketua LAKI P45 Sumsel.

Daftar Dosa Infrastruktur di Jalur Lintas

Berdasarkan investigasi lapangan, LAKI P45 menyoroti beberapa poin krusial yang diabaikan selama bertahun-tahun:

Lubang Raksasa: Kedalaman lubang di badan jalan yang sering membuat kendaraan kehilangan kendali.

Gelombang Maut: Permukaan aspal yang tidak rata, memicu kerusakan as dan ban kendaraan besar.

Minimnya Fasilitas: Kurangnya lampu penerangan, rambu-rambu, dan marka jalan di titik rawan kecelakaan.

Bahu Jalan Ambrol: Mempersempit ruang gerak kendaraan saat berpapasan.

Tuntutan: Status Prioritas Nasional!

Dalam surat yang juga ditembuskan ke DPR RI dan Kementerian Perhubungan tersebut, LAKI P45 mengajukan tiga tuntutan utama:

Evaluasi Total: Audit menyeluruh terhadap kinerja Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumsel.

Perbaikan Darurat: Penambalan dan pengaspalan ulang tanpa tapi di titik-titik rawan.

Status Prioritas: Menetapkan Jalinsum wilayah Sumsel sebagai prioritas nasional dalam anggaran pemeliharaan jalan 2026.

Langkah ini diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah untuk membuktikan bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. LAKI P45 menegaskan akan terus mengawal laporan ini hingga alat berat terlihat bekerja di lokasi-lokasi yang mereka sengketakan.

"Kami tidak ingin tragedi memilukan seperti ini kembali terulang. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama pemerintah, bukan sekadar statistik di atas kertas," tutupnya. (RD/AL)

Silahkan baca artikel selengkapnya di bawah ini.