Rayakan Tahun Baru dengan Damai: Pemkot Tangerang Serukan Doa Bersama Tanpa Kembang Api
Suarapublic.com Selamat datang di Website Suarapublic yang penuh informasi terkini. Pada Edisi kali Ini, Suarapublic akan menyampaikan informasi menarik dari Nasional. Informasi Mendalam Seputar " Rayakan Tahun Baru dengan Damai Pemkot Tangerang Serukan Doa Bersama Tanpa Kembang Api" Pelajari setiap bagiannya hingga paragraf penutup.
Pemerintah Kota Tangerang, bersama dengan Forkopimda, berkomitmen untuk terus memantau kondisi wilayah saat menjelang malam Natal hingga malam Tahun Baru 2026. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa lingkungan di Kota Tangerang tetap kondusif, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Kerja sama antara Pemkot dan masyarakat menunjukkan bahwa kami siap untuk hadir, bergerak, dan berbagi demi meringankan beban mereka yang terkena bencana,” ungkap pejabat terkait.
Pemerintah Kota Tangerang mengajak seluruh warga untuk mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang positif, salah satunya adalah doa bersama, tanpa melibatkan kemeriahan kembang api. Tim penanganan yang ditugaskan akan beroperasi hingga 2 Januari 2026, dengan fokus pada penanganan kebencanaan serta penyaluran bantuan logistik dan dana yang dikumpulkan dari Pemkot dan masyarakat setempat.
Upaya ini merupakan langkah pengamanan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Tangerang. Selain itu, ini juga sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana yang ada di Indonesia. Tim lintas sektor ini terdiri dari personel BPBD, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Sosial, TAGANA, BAZNAS Kota Tangerang, serta berbagai organisasi dan kelompok relawan masyarakat.
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, kami ingin semua orang merayakan dengan bahagia bersama keluarga, sehingga kami pastikan malam-malam perayaan ini dapat dirasakan dengan aman, salah satunya dengan tidak menyalakan kembang api, kata Wali Kota Tangerang, Sachrudin, pada Rabu (24/12/2025).
Sebelumnya, Pemkot Tangerang juga memberangkatkan 59 personel Tim Bantuan Penanganan Bencana ke daerah yang terkena dampak banjir dan longsor di Sumatera. Sachrudin menghimbau warga untuk menunjukkan rasa empati kepada saudara-saudara di Aceh dan Sumatera yang masih dalam masa pemulihan. Dia menegaskan bahwa misi ini mencerminkan kepedulian dan solidaritas antar sesama anak bangsa.
Saudara-saudara kita di daerah bencana juga berhak untuk merayakan Natal dan Tahun Baru dengan suka cita. Oleh karena itu, sebagai bentuk empati, mari kita hindari kegiatan meriah seperti pesta kembang api, tegasnya. Tim gabungan yang terdiri dari personel Pemkot Tangerang dan relawan lintas komunitas diberangkatkan melalui jalur darat menggunakan 12 kendaraan roda empat.
✦ Tanya AI
Saat ini AI kami sedang memiliki traffic tinggi silahkan coba beberapa saat lagi.