PMI Luncurkan Kapal Kemanusiaan Kedua: Ribuan Ton Bantuan Tiba di Aceh dan Sumut!
Suarapublic.com Semoga kebahagiaan menyertai setiap langkahmu. Pada Edisi kali Ini, Suarapublic akan menyampaikan informasi menarik dari Nasional. Tulisan Yang Mengangkat " PMI Luncurkan Kapal Kemanusiaan Kedua Ribuan Ton Bantuan Tiba di Aceh dan Sumut" simak terus penjelasannya hingga tuntas.
Bantuan yang sedang dilaksanakan lebih terarah pada proses rehabilitasi, mencakup peralatan kebersihan, perlengkapan ibadah, dan kebutuhan sekolah. Demikian disampaikan Arifin M Hadi di Gudang Markas PMI Pusat yang berlokasi di Jakarta Selatan pada Minggu, 28 Desember 2025. Palang Merah Indonesia (PMI) juga membuka kesempatan bagi masyarakat dan para donatur untuk menyisihkan bantuan yang akan dikirim bersama dengan Kapal Kemanusiaan ini.
Arifin menjelaskan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara PMI dan Kalla Grup dan adalah tindak lanjut dari pengiriman kapal kemanusiaan gelombang pertama. Fokus utama bantuan ini tertuju pada wilayah-wilayah yang mengalami dampak berat seperti Banda Aceh, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Lhokseumawe, serta beberapa daerah di Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Ada berbagai bantuan yang akan dikirimkan, termasuk peralatan berat serta peralatan kebersihan, seperti lima ekskavator, 40 mini beco, empat forklift, 20.000 pacul, 20.000 sekop, dan 4.000 gerobak dorong. Operasi kebersihan ini akan menjadi pelengkap bagi operasi kedaruratan yang masih berjalan hingga Maret mendatang.
PMI akan segera mengirimkan Kapal Kemanusiaan gelombang kedua untuk membantu warga yang terdampak banjir di Aceh dan Sumatera Utara. Kapal tersebut direncanakan akan mengarungi tiga rute, yaitu Pelabuhan Belawan Medan, Pelabuhan Krueng Geukeh Lhokseumawe, dan Pelabuhan Malahayati Krueng Raya Banda Aceh. Pembersihan lingkungan menjadi prioritas utama menjelang bulan Ramadan agar tempat ibadah dan permukiman warga dapat digunakan kembali.
Arifin mengajak masyarakat dan donatur untuk berkolaborasi dalam membantu saudara-saudara kita di Sumatera yang tertimpa bencana. Kapal bantuan gelombang kedua ini diharapkan dapat melengkapi pengiriman bantuan sebelumnya. Di Aceh, bantuan logistik dan peralatan berat mulai dikirim dengan menggunakan helikopter pada Minggu lalu.
Kegiatan ini direncanakan akan berlanjut pada tahap rehabilitasi dan berlangsung selama satu tahun ke depan. Kapal gelombang kedua ini diperkirakan mampu mengangkut hingga 3.000 ton bantuan. PMI siap menampung dan menyalurkan seluruh bantuan tersebut. Kapal ini dijadwalkan untuk berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada 3 Januari 2026 pukul 08.00 WIB. Selain itu, akan dikirimkan juga 2.000 kompor lengkap dengan regulator, serta sekitar 60 ton barang yang terdiri dari pakaian, selimut, sarung, popok bayi, dan kebutuhan pangan lainnya.
PMI juga tetap menyiapkan bantuan kebutuhan dasar karena kondisi di lapangan masih memasuki fase transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan.
- ➝ Transformasi PBNU: Gus Yahya Umumkan Persatuan Pasca Pertemuan Bersejarah di Surabaya
- ➝ Empat Staf Polsek Parungpanjang Dipecat dan Dikenai Sanksi Usai Kasus Salah Tangkap yang Menggegerkan
- ➝ Padatnya Arus Balik, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang Hingga KM 70 untuk Kenyamanan Perjalanan!
✦ Tanya AI
Saat ini AI kami sedang memiliki traffic tinggi silahkan coba beberapa saat lagi.