Pulang dengan Luka, Warga Baduy Korban Begal Disambut Peluk Tokoh Adat: Kisah Pilu di Jakarta, Hangat di Lebak

redaksi
17, November, 2025, 07:41:45
   Pulang dengan Luka, Warga Baduy Korban Begal Disambut Peluk Tokoh Adat: Kisah Pilu di Jakarta, Hangat di Lebak

Suarapublic.com Assalamualaikum semoga kita selalu bersyukur. Pada Edisi kali Ini, Suarapublic akan menyampaikan informasi menarik dari Nasional. Pemahaman Tentang " Pulang dengan Luka Warga Baduy Korban Begal Disambut Peluk Tokoh Adat Kisah Pilu di Jakarta Hangat di Lebak " Mari kita bahas selengkapnya sampai selesai.

Jakarta, - Repan (16), seorang warga Baduy Dalam yang menjadi korban pembegalan di kawasan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, akhirnya telah kembali ke kampung halamannya di Lebak, Banten pada Minggu, 26 Oktober 2025.

Kedatangan Repan disambut hangat oleh tokoh adat dan masyarakat Baduy setelah menempuh perjalanan kaki selama tiga hari dari Jakarta. Mereka terdiri dari Jaro Tangtu/Jaro Adat (Jaro Alis), Jaro Oom (Jaro Pemerintahan), orang tua, serta masyarakat Baduy Dalam dan Baduy Luar.

Jaro Oom mengungkapkan rasa syukur atas kembalinya warganya yang menjadi korban kejahatan di Jakarta dalam keadaan sehat dan telah pulih dari luka-luka akibat senjata tajam. Para tokoh adat Baduy juga memanjatkan doa agar pelaku segera ditangkap dan diproses hukum.

Sekretaris Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, Medi, juga menyampaikan rasa syukur atas kesehatan dan kepulangan Repan. Ia mengecam tindakan kejahatan yang menimpa warganya dan menekankan pentingnya penegakan supremasi hukum.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki, membenarkan kejadian tersebut. Unit Reskrim Polsek Cempaka Putih telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi. Korban juga telah membuat laporan polisi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, menjelaskan bahwa penyelidikan telah dilakukan, termasuk pemeriksaan saksi dan penelusuran petunjuk di lokasi kejadian. Polisi terus memburu pelaku dengan upaya maksimal.

Perwakilan desa menyampaikan terima kasih kepada warga yang telah menolong Repan, serta kepada kepolisian dan Pemerintah Provinsi Banten. Mereka berharap pelaku segera menyerahkan diri agar masalah ini dapat segera diselesaikan.

Kami bersyukur korban sudah sehat dan bisa pulang serta berkumpul bersama anggota keluarga, kata Medi.

Pelaku masih dalam pengejaran, dan polisi terus memburu pelaku dengan upaya maksimal, ujar Ruslan.

Silahkan baca artikel selengkapnya di bawah ini.